# Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah Warnai Awal Tahun Ajaran Baru di SDN 2 Conto
**SDN 2 Conto** mengawali tahun ajaran baru diharapkan bisa melaksanakan **Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah**. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kehangatan dan kebersamaan, di mana para ayah hadir mengantar putra-putrinya ke sekolah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak.
Diharapkan nanti suasana sekolah tampak lebih semarak. Para siswa datang dengan wajah ceria didampingi ayah, ibu, maupun wali. Momen ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi anak-anak, khususnya peserta didik baru yang mulai mengenal lingkungan sekolah. Kehadiran orang tua, terutama ayah, diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, serta mempererat hubungan emosional dalam keluarga.
Kepala SDN 2 Conto, **Bapak Riyadi, S.Pd.I**, menyampaikan bahwa Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah merupakan langkah positif dalam memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah.
*"Pendidikan yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga. Kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi anak. Semoga ini menjadi program awal yang baik untuk membangun semangat belajar, karakter yang kuat, dan prestasi peserta didik di SDN 2 Conto,"* ujar beliau.
Melalui kegiatan ini, SDN 2 Conto berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan anak. Sekolah juga mengajak seluruh orang tua untuk terus berperan aktif dalam setiap tahapan perkembangan belajar putra-putrinya sehingga tercipta generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Gerakan ini sejalan dengan berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak, karena kehadiran ayah pada momen penting sekolah diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, rasa percaya diri, dan perkembangan karakter peserta didik.